Abstrak:Titik temu antara Ibn Taymiyyah dan para filsuf Muslim dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur‟an dengan menggunakan pendapat pribadi. Ibn Taymiyyah merumuskan hierarki kualitas penafsiran Al-Quran yang meliputi penafsiran Al-Quran dengan Al-Qur‟an, penafsiran Al-Qur‟an dengan Sunnah Rasulullah SAW, penafsiran Al-Qur;an dengan pendapat para sahabat dan tabi‟in, penafsiran Al-Quran dengan menggunakan pendapat para ahli bahasa dan penafsiran Al-Quran dengan menggunakan pendapat pribadi. Meski berada pada alternatif terakhir, Ibn Taymiyyah tidak menafikan penafsiran Al-Quran dengan menggunakan pendapat pribadi sebagai sesuatu yang mungkin dilakukan. Al-Ghazali dan Ibn Rusyd berpendapat bahwa menafsirkan Al-Quran dengan pendapat pribadi harus tetap berada di dalam koridor teks agama yang sahih dan tidak boleh melanggar kaidah-kaidah bahasa Arab. Selain itu, baik Ibn Taymiyyah, al-Ghazali dan Ibn Rusyd sama-sama berpendapat bahwa penafsiran Al-Quran dengan menggunakan pendapat pribadi dan penafsiran metaforik (ta‟wîl) merupakan sesuatu yang jarang dilakukan dan bersifat sangat elitis.Kata Kunci: Pendekatan, Tafsir, Ibn Taymiyah
Copyrights © 2018