Penelitian ini dilakukan dengan latar belakang kondisi yang menarik dari program didikan subuh yang diselenggarakan oleh Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Kota Pekanbaru. Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Kota Pekanbaru berada persis di pusat kegiatan bisnis kota. Posisi ini secara teorItis sangat tidak kondusif untuk pengembangan kemandirian ibadah bagi anak Panti Asuhan. Namun dengan manajemen dan komitmen yang baik, kesibukan lingkungan bisnis tidak memberi pengaruh negatif secara signifikan terhadap upaya membentuk karakter kemandirian ibadah anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian sebanyak 9 teridir dari 3 orang pengurus panti, 2 orang pengelola, dan 4 anak panti. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) Pengelolaan program Didikan Subuh dalam rangka pengembangan karater beribadah anak di Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Kota Pekanbaru telah berjalan cukup efektif baik dari aspek perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hal ini sangat dipengaruhi oleh berbagai aspek baik internal manajemen, lingkungan terdekat di luar panti, dan komitmen pengurus/pengelola panti. (2) Program Didikan Subuh secara signifikan memiliki pengaruh dalam pembentukan karakter kemandirian beribadah anak panti. Kemandirian tersebut tumbuh melalui beberapa tahapan. Tahapan pertama adalah pengkondisian yang bersifat kedisiplinan, kedua terbentuknya kebiasaan dan ketiga terbangunnya kesadaran yang bersifat mandiri.(3) Bentuk karakter kemandirian beribadah anak di Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Kota Pekanbaru ditunjukkan dengan aktifitas beribadah anak yang didasari oleh nilai-nilai kesadaran, tanggung jawab, disiplin dan motivasi.
Copyrights © 2019