Tujuan studi: Bertujuan mengetahui hubungan stimulasi, pola asuh dan lingkungan dengan perkembangan bahasa. Metodologi: Metode kuantitatif pendekatan cross-sectional, sebanyak 82 responden, teknik sampel total sampling, instrumen menggunakan kuesioner dan KPSP. Hasil: Hasil penelitian variabel stimulasi p value 0,369>0,05 dengan nilai r 0,100 sehingga tidak ada hubungan yang bermakna antara stimulasi dengan perkembangan bahasa, variabel pola asuh p value 0,042<0,05 dengan nilai r 0,226 sehingga terjadi hubungan yang bermakna antara pola asuh dengan perkembangan bahasa, variabel lingkungan p value 0,093<0,05 dengan nilai r -0,187 sehingga tidak ada hubungan yang bermakna antara lingkungan dengan perkembangan bahasa. Manfaat: Sebagai panutan dan referensi pada penelitian yang akan diteliti berhubungan dengan perkembangan bahasa anak usia prasekolah
Copyrights © 2020