Penelitian tentang pemetaan kapasitas pesantren yang di lakukan di Kabupaten Morowali dan Morowali Utara di orientasikan pada tiga aspek pemetaan yaitu: pemetaan tentang persebaran pesantren, kapasitas pengelolaan substansi pesantren, dan upaya-upaya pengembangan pemberdayaan yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 13 pesantren yang tersebar pada 2 kabupaten, yang didominasi oleh pesantren dengan tipologi kombinasi. Penelusuran tentang kapasitas pesantren, dicermati pada aspek-aspek komponen utama pesantren sebagaimana yang diamanatkan oleh KMA Nomor 13 Tahun 2014, terdiri atas Kyai, Santri, Kitab Kuning, Pondok, dan Masjid/Mushollah. Kelima komponen tersebut belum sepenuhnya dimiliki oleh sebagian pesantren. Program pemberdayaan juga belum maksimal ini terlihat dari banyaknya Pondok pesantren yang tidak menyelenggarakannnya. Dan bagi pesantren yang menyelenggarakan program pemberdayaan tampak tidak berkelanjutan dalam pengelolaannya
Copyrights © 2019