Tenaga medis sebagai pemberi pelayanan utama pada pasien bertanggung jawab atas kelengkapan dan kebenaran data, khususnya data klinik, yang tercantum dalam dokumen rekam medis seperti halnya diagnosis pasien. Beberapa hal yang dapat menyulitkan petugas koding antara lain penulisan diagnosis tidak lengkap dan tidak terbaca, penulisan diagnosis tidak konsisten, penggunaan singkatan atau istilah tidak baku sehingga menyebabkan petugas koding salah dalam menetapkan kode diagnosis utamanya. Akurasi kode diagnosis utama sangat penting karena berkaitan dengan biaya terutama untuk pasien dengan menggunakan jaminan kesehatan, apabila petugas koding salah dalam menetapkan kode diagnosis utama dapat menyebabkan perbedaan biaya atau bahwa dapat menyebabkan rumah sakit mengalami kerugian. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan konsistensi penulisan diagnosis utama pada lembar RM 1 dan Resume keluar dengan akurasi pemilihan kode pada kasus persalinan di RSUD Kota Surakarta. Metode : Metode penelitian menggunakan Retrospektif dengan Sampel yang digunakan adalah 50 DRM kasus persalinan dengan teknik secara acak sistematik yang diambil pada bulan November 2016. Hasil : Tidak ada hubungan secara signifikan antara kekonsistensian penulisan diagnosis utama pada lembar RM 1 dan Resume keluar dengan akurasi pemilihan kode pada kasus persalinan, diperoleh dari hasil perhitungan chi square nilai sig 0,365 ( > 0.05). Kata Kunci: Konsistensi, Diagnosis utama, Akurasi kode
Copyrights © 2017