Pembelajaran matematika yang terjadi selama ini adalah pembelajaran yang hanya menekan pada perolehan hasil dan mengabaikan pada proses sehingga siswa mengalami kesulitan dalam mengerjakan dalam bentuk soal. Alat peraga yang digunakan dalam penelitian ini adalah kartu nilai. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Pendekatan yang digunakan terdiri atas empat tahap yaitu (1) perencanaan, (2) implementasi tindakan, (3) observasi dan interpretasi, dan (4) analisis dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan di kelas III SD Negeri 7 Duruka dapat ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran dengan menggunakan alat peraga berupa kartu nilai. Hasil evaluasi siswa siklus I dengan nilai 53,33% kemudian meningkat pada siklus II menjadi 86,67%. Rata-rata nilai hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 64 sedangkan rata-rata nilai evaluasi siklus II meningkat menjadi 76,38%. Persentase aktivitas guru pada pertemuan pertama siklus I sebesar 72,22% dan pada pertemuan kedua meningkat menjadi 76,38% sedangkan pada siklus II pertemuan pertama sebesar 84,72% dan pertemuan kedua meningkat menjadi 97,22%. Persentase aktivitas siswa pada siklus I pertemuan pertama sebesar 51,56% dan pada pertemuan kedua meningkat menjadi 64,06% sedangkan pada siklus II persentase aktivitas siswa pertemuan pertama sebesar 78,12% dan pertemuan kedua meningkat menjadi 90,62%.Kata Kunci: Alat Peraga; hasil belajar siswa
Copyrights © 2017