Tunas Medika Jurnal Kedokteran & Kesehatan
Vol 2, No 4 (2015): Tunas Medika Jurnal Kedokteran & Kesehatan

Hubungan Frekuensi Antenatal Care dan Lama Waktu Bekerja dengan Pemberian ASI Eksklusif (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Kalitanjung Kota Cirebon)

Risnandya Primanagara (Fakultas Kedokteran Unswagati Cirebon)
Haidar Imam Ali Shidiq (Fakultas Kedokteran Unswagati Cirebon)



Article Info

Publish Date
13 Mar 2017

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Mengetahui rendahnya angka pemberian ASI eksklusif di Kota Cirebon bahwa dari 6.361 bayi pada tahun 2012 hanya 944 (14,8%) bayi yang diberikan ASI eksklusif. Selain itu, berdasarkan Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) menjabarkan bahwa cakupan pelayanan Antenatal Care di indonesia tahun 2011 sebesar 82% masih tertinggal dengan negara ASEAN yang lainnya. Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2007 menunjukan bahwa 57 % tenaga kerja di indonesia adalah wanita. Tujuan: Menganalisis hubungan frekuensi Antenatal Care dan lama waktu bekerja terhadap pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kalitanjung Kota Cirebon. Metode: Metode yang digunakan adalah survei analitik secara cross sectional. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling sebanyak 44 orang. Data diambil menggunakan kuesioner melalui wawancara terstruktur. Uji statistik yang digunakan adalah uji Risk Association dengan menggunakan Prevalence Rate dan 95% Confidence Interval. Hasil: Dari 44 responden didapatkan 26 (59,1%) responden memberikan ASI Eksklusif dan 18 (40,9%) resonden tidak memberikan ASI Eksklusif. Melalui uji Risk Association terdapat hubungan yang bermakna antara frekuensi Antenatal Care (P= 0,001, RP = 3,400 (95% CI 1,871-6,177), lama waktu bekerja (P = 0,031, RP = 2,143 (95% CI 1,095-4,195) terhadap ASI Eksklusif. Simpulan: Frekuensi Antenatal Care dan lama waktu bekerja mempunyai hubungan bermakna terhadap pemberian ASI Eksklusif. Kata Kunci: ASI Eksklusif, Antenatal Care, Lama Waktu Bekerja ABSTRACTBackground: Knowing the low rate of exclusive breastfeeding in Cirebon city that 6,361 babies in 2012 only 944 (14.8%) babies were exclusively breastfeeding. In addition, based on the Indonesian Demographic and Health Survey (IDHS) outlines that Indonesia Antenatal Care coverage in 2011 by 82% still left with the other ASEAN countries. Indonesian Demographic Health Survey (IDHS) in 2007 showed that 57% of workers in Indonesia are women. Objective: To analyze correlation between Antenatal Care frequency and work duration with exclusive breastfeeding in Kalitanjung public Health Center Working area Cirebon city. Methods: The method used is the cross sectional analytical survey. Samples were taken by using purposive sampling as many as 44 people. Data collected using a structured questionnaire interviews. The statistical test used is the Risk Association by using the Prevalence Rate and 95% Confidence Interval. Results: Of the 44 respondents found 26 (59.1%) of  respondents provide exclusive breastfeeding and 18 (40.9%) respondents not exclusive breastfeeding. Through the Association of Risk test there a significant correlation between Antenatal Care frequency (P = 0.001, RP = 3.400 (95% CI 1.871 to 6.177), and work duration (P = 0.031, RP = 2.143 (95% CI 1.095 to 4.195) with exclusive breastfeeding. Conclusion: Antenatal Care frequency and work duration thave a significant correlation with exclusive breastfeeding. Key Words: Exclusive breastfeeding, Antenatal Care, work duration.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

tumed

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Tunas Medika : Jurnal Kedokteran & Kesehatan adalah jurnal Ilmiah yang memuat naskah publikasi Ilmiah di bidang Kedokteran dan Kesehatan yang meliputi bidang Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Biomedis serta Pendidikan Kedokteran.Tunas Medika : Jurnal Kedokteran & Kesehatan merupakan memuat publikasi ...