Tunas Medika Jurnal Kedokteran & Kesehatan
Vol 1, No 4 (2014): Tunas Medika Jurnal Kedokteran & Kesehatan

Hubungan Kebersihan Pribadi dan Kepadatan Hunian dengan Kejadian Kutu Kepala Santriwati di Pondok Pesantren Ma’hadut Tholabah Babakan Kabupaten Tegal Provinsi Jawa Tengah

Tiar M Pratamawati (Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati)
Ayu SM Hanif (Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati)



Article Info

Publish Date
12 Nov 2014

Abstract

ABSTRAK Pedikulosis merupakan penyakit yang dapat menyerang siapa saja. Kebersihan perorangan yang buruk dapat mempengaruhi timbulnya pedikulosis. Kelompok masyarakat yang berisiko tinggi dengan pedikulosis adalah pondok pesantren atau asrama. Cara penularan lewat benda seperti topi, bantal, dan kasur dapat menambah angka prevalensi pedikulosis. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui hubungan kebersihan pribadi dan kepadatan hunian terhadap kejadian kutu kepala pada santriwati di Pondok Pesantren Ma’hadut Tholabah Babakan Tegal.Disain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan rancangan cross sectional, populasi adalah santriwati di asrama putri pondok pesantren Ma’hadut Tholabah Babakan, jumlah sampel 200 responden yang diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Kuesioner dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan responden memiliki kebersihan pribadi kurang sebanyak 85 (42,5%) dan memiliki hunian yang padat 105 (52,5%). Terdapat hubungan antara kebersihan pribadi (p=0,018) dan kepadatan hunian (p=0,001) dengan kejadian kutu kepala di pondok pesantren Ma’hadut Tholabah Babakan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat hubungan antara kebersihan pribadi dan kepadatan  hunian dengan kejadian kutu kepala di Pondok pesantren putri Ma’hadut Tholabah Babakan Tegal.Kata Kunci: Kebersihan pribadi, Kepadatan hunian  dan Kutu kepala ABSTRACT Pediculosis is acommon disease and can attack anyone. Poor personal hygiene is one the main causes of pediculosis. People living in boarding school or dormitory have highe risk people of pediculosis. Mode of transmission through objects such as hats, pillows, and mattress can increase the prevalence of pediculosis. This study was done to determine the relationship of personal hygiene and residential density on the incidence of pediculosis on female students at Ma'hadut Tholabah boarding school  in Babakan, Tegal. The study was designed  using analytical cross sectional, and the sample population were 200 female students in the dormitory of Ma'hadut Tholabah Babakan boarding school. Samples were recruited using simple random sampling. The data were obtained using a questionnaire and analyzed with Spearman rank correlation test. The result showed the majority of respondents had less personal hygiene as many as 85 people (42.5%) and live in high density area for as many as 105 people (52.5%). There is a relationship between personal hygiene with pediculosis capitis (p-value=0.018) and the relationship between residential density with pediculosis capitis (p-value= 0.001) in dormitory in Babakan, Tegal. There was a relationship between personal hygiene and residential density with incidence of pediculosis capitis in Ma'hadut Tholabah boarding school in Babakan, Tegal.Key words: Personal hygiene, residential density, and Pediculosis capitis 

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

tumed

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Tunas Medika : Jurnal Kedokteran & Kesehatan adalah jurnal Ilmiah yang memuat naskah publikasi Ilmiah di bidang Kedokteran dan Kesehatan yang meliputi bidang Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Biomedis serta Pendidikan Kedokteran.Tunas Medika : Jurnal Kedokteran & Kesehatan merupakan memuat publikasi ...