Jurnal Rekayasa Teknologi dan Sains Terapan
Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Teknologi dan Sains Terapan

Analisa Getaran dan Uji Puntir Pada Pompa Sentrifugal

Iwan Pongo (Program Studi Teknik Mesin, Sekolah Tinggi Teknologi Dr. KHEZ Muttaqien)
Jeje Herdiana (Program Studi Teknik Mesin, Sekolah Tinggi Teknologi Dr. KHEZ Muttaqien)



Article Info

Publish Date
02 May 2018

Abstract

Getaran yang timbul pada poros pompa sentrifugal adalah satu fenomena yang terjadi akibat dari jarak antara kedua kopling, tebal dan lebar sabuk serta konfigurasi posisi pemasangan sabuk pada kopling. Getaran banyak dipakai sebagai alat untuk melakukan analisis terhadap mesin-mesin baik dengan gerak maupun translasi. Pengetahuan akan getaran dan data-data yang dihasilkan sangat penting untuk perawatan maupun troubleshooting. Kemampuan ini bisa membantu perusahaan mereduksi terjadinya downtime dan dapat meningkatkan keuntungan baik dari segi produksi maupun dari umur mesin yang lebih panjang. Getaran yang timbul akibat gaya siklik melalui elemen-elemen mesin yang ada, dimana elemen-elemen tersebut saling beraksi satu sama lain dan energi didesifikasi melalui struktur dalam bentuk getaran. Dampak dari getaran adalah terjadinya suara bising, turunnya kinerja dan performa pompa serta dapat merusak komponen pada pompa terutama pada poros dan bantalan. Pada penelitian ini divariasikan, jarak kopling, tebal dan lebar sabuk serta konfigurasi posisi pemasangan sabuk pada kopling. Dengan variasi tersebut dapat diamati dan diketahui perilaku getaran yang terjadi dengan cara mengukur dengan mengunakan alat akur getaran vibrometer VQ-400-A OMETRON yang terhubung dengan labjak U3-LV diteruskan ke PC dalam bentuk tegangan listrik digital ke tegangan listrik analog. Model ini mengukur getaran pada arah horizontal atau sumbu X dimana titik fokus laser pada poros pompa yang berputar. Untuk menampilkan hasil pengukuran digunakan labjak yang terhubung ke PC laptop. Penelitian ini menunjukkan bahwa sabuk dengan ukuran 4,5 mm dan lebar 98 mm dengan jarak flens 7,5 cm dengan posisi pemasangan sabuk luar dalam adalah yang paling baik dimana getaran yang dihasilkan cukup rendah 1,38 mm. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi dalam pemilihan ukuran sabuk, jarak antara kedua kopling serta model konfigurasi pemasangan sabuk yang paling baik pada kopling flens.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

Saintek

Publisher

Subject

Automotive Engineering Computer Science & IT Control & Systems Engineering Electrical & Electronics Engineering Engineering Mathematics Mechanical Engineering Physics

Description

Jurnal ini merupakan kumpulan hasil penelitian dalam bidang sains terapan dan teknologi. Untuk memenuhi bidang tersebut, maka ruang lingkup jurnal ini adalah penelitian sekunder, penelitian empiris, dan studi literatur yang meliputi ilmu teknik mesin, teknik elektro dan elektronika, fisika terapan, ...