Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Korosi Terhadap Plat ST37 Setelah Proses Pengasaman Cuka dan Udara Bebas Jejen Supriadi; Iwan Pongo; Jeje Herdiana
Jurnal Rekayasa Teknologi dan Sains Terapan Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Teknologi dan Sains Terapan
Publisher : LPPM, Sekolah Tinggi Teknologi DR. KHEZ Muttaqien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korosi adalah rusaknya logam induk karena terjadinya proses oksidasi atau karena berinteraksi dengan lingkungan. Atau rusaknya material oleh adanya pengaruh dari lingkungan sekitar. Atau korosi juga ialah berkurangnya berat sebuah logam karena terkikis melalui suatu proses reaksi elektro kimia yang diakibatkan oleh lingkungan sekitar. Lingkungan sekitar adalah udara, sinar matahari, air tawar, air laut, air embun, dan tanah. Bahaya korosi merupakan bencana nasional yang kiranya perlu untuk dicarikan penanggulangan atau cara untuk mengatasinya. Cara – cara yang dipakai tentunya dapat dilihat dari beberapa aspek, dan tentunya dilihat dari segi ekonomis bahan yang akan dipakai untuk penghematan biaya produksi. Untuk melindungi logam atau mengatasi korosi dari kimia harus diusahakan memakai bahan yang anti terhadap satu jenis kimia yang bisa mengakibatkan korosi tersebut. Penggunaan logam di daerah yang korosif dan dalam jangka waktu yang tidak lama bisa memakai lapis lindung, misalnya dengan memakai lapis lindung dari bahan nikel dan chrom.
Analisa Getaran dan Uji Puntir Pada Pompa Sentrifugal Iwan Pongo; Jeje Herdiana
Jurnal Rekayasa Teknologi dan Sains Terapan Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Teknologi dan Sains Terapan
Publisher : LPPM, Sekolah Tinggi Teknologi DR. KHEZ Muttaqien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Getaran yang timbul pada poros pompa sentrifugal adalah satu fenomena yang terjadi akibat dari jarak antara kedua kopling, tebal dan lebar sabuk serta konfigurasi posisi pemasangan sabuk pada kopling. Getaran banyak dipakai sebagai alat untuk melakukan analisis terhadap mesin-mesin baik dengan gerak maupun translasi. Pengetahuan akan getaran dan data-data yang dihasilkan sangat penting untuk perawatan maupun troubleshooting. Kemampuan ini bisa membantu perusahaan mereduksi terjadinya downtime dan dapat meningkatkan keuntungan baik dari segi produksi maupun dari umur mesin yang lebih panjang. Getaran yang timbul akibat gaya siklik melalui elemen-elemen mesin yang ada, dimana elemen-elemen tersebut saling beraksi satu sama lain dan energi didesifikasi melalui struktur dalam bentuk getaran. Dampak dari getaran adalah terjadinya suara bising, turunnya kinerja dan performa pompa serta dapat merusak komponen pada pompa terutama pada poros dan bantalan. Pada penelitian ini divariasikan, jarak kopling, tebal dan lebar sabuk serta konfigurasi posisi pemasangan sabuk pada kopling. Dengan variasi tersebut dapat diamati dan diketahui perilaku getaran yang terjadi dengan cara mengukur dengan mengunakan alat akur getaran vibrometer VQ-400-A OMETRON yang terhubung dengan labjak U3-LV diteruskan ke PC dalam bentuk tegangan listrik digital ke tegangan listrik analog. Model ini mengukur getaran pada arah horizontal atau sumbu X dimana titik fokus laser pada poros pompa yang berputar. Untuk menampilkan hasil pengukuran digunakan labjak yang terhubung ke PC laptop. Penelitian ini menunjukkan bahwa sabuk dengan ukuran 4,5 mm dan lebar 98 mm dengan jarak flens 7,5 cm dengan posisi pemasangan sabuk luar dalam adalah yang paling baik dimana getaran yang dihasilkan cukup rendah 1,38 mm. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi dalam pemilihan ukuran sabuk, jarak antara kedua kopling serta model konfigurasi pemasangan sabuk yang paling baik pada kopling flens.