Journal of Anaesthesia and Pain
Vol 1, No 3 (2020): September

Manajemen Nyeri Akut Pasca-Kraniotomi

Razi Ageng Pratama (PPDS Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya)
Buyung Hartiyo Laksono (Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya, RSUD Dr. Saiful Anwar, Malang, Indonesia)
Arie Zainul Fatoni (Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya, RSUD Dr. Saiful Anwar, Malang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Oct 2020

Abstract

Kraniotomi adalah sebuah prosedur operasi umum divisi bedah saraf yang melibatkan pembuatan lubang yang cukup pada tempurung kepala atau tengkorak (cranium) untuk akses optimal ke intrakranial. Nyeri pasca kraniotomi adalah komplikasi berulang dari prosedur bedah saraf dan sulit untuk dikelola. Manajemen nyeri akut sangat penting untuk menghindari terjadinya nyeri kronik serta komplikasi seperti hipertensi dan muntah, yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial maupun perdarahan intrakranial, outcome pasien yang tidak baik, dan perpanjangan masa rawat inap. Pemilihan obat dalam manajemen nyeri akut pasien pasca kraniotomi merupakan hal yang sangat penting dikarenakan dapat menentukan morbiditas dan mortalitas pasien.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jap

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

Journal of Anaesthesia and Pain is a peer-reviewed and open-access journal that focuses on anesthesia and pain. Journal of Anaesthesia and Pain, published by Anesthesiology and Intensive Therapy Specialist Program of Medicine Faculty, Brawijaya University. This journal publishes original articles, ...