Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode DR Kawashima dalam meningkatkan kemampuan matematika anak penyandang autis. Autis merupakan gangguan perkembangan pada anak yang menyebabkan kemampuan komunikasi dan sosialisasi anak terganggu. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah eksperimen. Karakteristik penelitian eksperimen dalam penelitian ini meliputi: manipulasi, pengendalian atau control, dan pengamatan. Desain kuantitatif yang akan digunakan dalam penelitian ini berupa desain penelitian eksperimen The one-group pretest-posttest design. Pengujian yang digunakan dengan memakai uji t untuk sampel nonindependen dan uji beda t-test dengan sampel berhubungan SPSS. Hasil penelitian eksperimen ini mengungkapkan bahwa metode latihan otak DR Kawashima mampu meningkatkan kemampuan matematika siswa yang menyandang status autis. Hal ini bisa dilihat baik dengan perhitungan uji-t sampel nonindependen maupun uji beda t-test dengan sampel berhubungan SPSS, didapatkan bahwa hipotesis nol ditolak dan menerima hipotesis alternatif, dimana dinyatakan bahwa kedua kelompok berbeda secara signifikan.
Copyrights © 2020