Era globalisasi dan persaingan pasar yang semakin ketat, perusahaan dituntut untuk menghasilkan produk yang berkualitas agar sesuai dengan permintaan konsumen. Sebagai salah satu perusahaan flexible packaging PT. LP memiliki beberapa jenis produk yang diperkenalkan di kalangan masyarakat luas baik dalam maupun luar kota. Sebagai upaya dalam menurunkan produk cacat yang ada di PT. LP maka pada penelitian ini metode yang digunakan adalah pendekatan metode Six Sigma dengan konsep DMAI dan untuk menganalisis faktor kegagalan menggunakan FMEA. Metode kombinasi tersebut diharapkan dapat mengurangi jumlah produk cacat yang terjadi di PT. LP. Hasil pengolahan data didapatkan produk cacat tertinggi adalah missprint dengan nilai persentase 43,85%. Usulan perbaikan berdasarkan nilai RPN tertinggi dalam analisis FMEA.
Copyrights © 2019