Selama ini, meskipun masih banyak dilangsungkan upacara perkawinan menggunakan adat Jawa Tengah, masyarakat sering tidak tahu sosok penting penata acara perhelatan tersebut yang disebut sebagai panatacara. Profesi panatacara sulit ditemui karena biasanya hanya dikuasai oleh individu. Tujuan yang dicapai melalui program pendampingan bagi pemuda desa Grabag dan Kliwonan Kabupaten Magelang adalahmengoptimalkan pemahaman dan kemampuan pemuda desa terkait 1) urut-urutan dan tata cara perkawinan adat Jawa Tenga dan 2) kinerja seorang panatacara. Tujuan tersebut dapat tercapai dengan metode pelatihan/pendampingan, alih teknologi, sharing pengalaman, dan simulasi kinerja panatacara dalam prosesi perkawinan adat Jawa Tengah. Kegiatan pendampingan dapat dikatakan berhasil, hal itu ditunjukkan dengan meningkatnya pemahaman pemuda karang taruna terkait 1) urutan dan tata cara upacara perkawinan adat Jawa Tengah dan 2) kinerja panatacara. Para pemuda karang taruna juga mendapatkan tambahan keahlian sebagai panatacara.
Copyrights © 2017