Keaksaraan untuk anak usia dini merupakan salah satu upaya pengembangan kemampuan intelektual, sosial, dan spiritual. Dalam kehidupan nyata, banyak anak yang tidak mendapatkan perlakuan bijak untuk meningkatkan kemampuan keaksaraan mereka pada periode usia dini. Kurangnya sentuhan keaksaraan disebabkan oleh banyak faktor seperti lingkungan sosial dan persepsi yang dalam terhadap perkembangan keaksaraan usia dini. Akibat dari keadaan ini, anak-anak menjadi tertinggal (left behind) dalam hal kemampuan keaksaraan. Pengembangan keaksaraan adalah pekerjaan bersama antara orang tua dan ahli pendidikan. Pengembangan keaksaraan yang bijak akan berdampak positif pada perkembangan kemampuan dan individu. Terdapat tiga tahapan dalam melakukan pendidikan keaksaraan untuk anak usia dini, yaitu meningkatkan hubungan antara pengajar, orang tua, dan anak; pengembangan kurikulum; dan proses pembelajaran. Untuk itu, dibutuhkan persyaratan khusus bagi anak yang sedang belajar keaksaraan dasar, yaitu kesempatan pada anak untuk memimpin, pembelajaran dilakukan secara interaktif dan tatap muka, diikuti dengan langkah lanjutan dan selalu mengusahakan adanya percakapan sesuai dengan belajar keaksaraan yang sedang dilakukan. Kata Kunci: Keaksaraan, usia dini
Copyrights © 2010