Pemerintah telah menyusun bahan ajar untuk pendidikan budaya dan karakter bangsa yang kemudian menjadi bahan pelatihan pendidikan budaya dan karakter bangsa. Progam tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan sarasehan nasional pendidikan budaya dan karakter bangsa. Strategi pengembangan kurikulum untuk dapat mencapai tujuan pendidikan karakter dilakukan melalui berbagai cara; melalui integrasi muatan pendidikan karakter dalam mata pelajaran yang telah ada di masing-masing satuan pendidikan; melalui muatan lokal; melalui kegiatan Pengembangan Diri. Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Nasionalpada 2010 telah menetapkan bentuk performance dari nilai-nilai pendidikan karakter yang dapat dimulai oleh satuan pendidikan. Bentuk performance tersebut bisa dimulai dari yang mudah dan segera terlihat, baru kemudian dapat dilakukan pengembangan nilai-nilai pendidikan karakter yang lebih sulit dan kompleks.
Copyrights © 2010