Literasi teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) pada old generations mempunyai nilai strategis dalam memperkuat life long education bagi peningkatan kemampuan dan keterampilan belajar sepanjang hayat. Strategi pengembangan literasi TIK pada old generations dilakukan dengan pengintegrasian strategi akselerasi literasi TIK dalam pendidikan multi keaksaraan. Strategi terdiri dari tiga tahapan, yaitu: (1) menciptakan konteks (demand change) dalam assessmen kebutuhan belajar yang ditindaklanjuti dengan penyusunan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran, (2) melibatkan teknologi (supply providing) dalam pembelajaran berbasis karya/produk, dan merubah perilaku (behaviour change), yang dapat dilihat dalam penilaian pembelajaran dan tindak lanjut (tingkat kematangan literasi TIK). Strategi ini mengupayakan terpenuhinya indikator pencapaian kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan serta peningkatan literasi TIK secara beriringan.
Copyrights © 2017