Anak putus sekolah umumnya berada pada rentang usia remaja. Pada usia ini, anak semakin dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya, mampu mengatasi berbagai permasalahan akibat interaksi dengan lingkungan sosialnya, serta mampu menampilkan diri sesuai dengan aturan dan norma yang berlaku di masyarakat. Remaja dituntut untuk memiliki keterampilan-keterampilan sosial untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Kegagalan remaja beradaptasi dengan lingkungan dapat menyebabkan rasa rendah diri, dikucilkan dari pergaulan, dan cenderung berprilaku antisosial. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi, dan wawancara dengan 5 orang menjadi subjek penelitian. Temuan yang dilaksanakan mulai dari mereview dan menyajikan masalah dimana anak mampu mengidentiļ¬ kasi masalah sendiri dengan mencari solusi melalui pengalaman dan latihan dan akan diperoleh hasil yang bervariasi; menyusun strategi melalui bimbingan yang cukup dari tutor dalam memecahkan masalah; tutor mengajukan pertanyaan sebagai bentuk dukungan dalam menyelesaikan tugas anak, pada tahap akhir tutor meminta anak untuk mendiskusikan dan mengevaluasi solusi. Simpulannya adalah implementasi pelatihan kewirausahaan bagi anak putus sekolah sangat memiliki dampak yang baik terhadap kehidupan anak putus sekolah.Pelat
Copyrights © 2017