Kebiasaan membaca merupakan fondasi kemajuan bangsa. Sejarah telah membuktikan itu dan para ahli mendukungnya. Dua faktor utama sebagai penghambat tumbuhnya kebiasaan membaca di masyarakat, yaitu faktor struktural dan faktor kultural. Ada tiga strategi sebagai solusinya yaitu strategi kekuasaan, persuasif dan normatif-reedukatif. Banyak peran yang dapat dimainkan oleh pustakawan dalam mengawal lahirnya masyarakat membaca. Best Practise penulis dalam menggunakan ketiga strategi tersebut membuktikan bahwa pustakawan dapat berperan di ranah kebijakan dengan membantu membuat produk hukum; menggunakan media massa untuk membentuk opini publik; memasuki profesi organisasi untuk advokasi atau membuat lembaga masyarakat untuk penguatan dan pemberdayaan; memasuki lembaga pendidikan untuk praksis kesadaran membaca bagi pemangku kepentingan pendidikan; terjun langsung mengedukasi masyarakat bermitra dengan lembaga profit dalam pengelolaan dan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR).
Copyrights © 2011