Semakin berkurangnya penduduk Cireundeu yang memeluk ajaran Sunda Wiwitan berdampak pada semakin berkurangnya penutur bahasa Sunda yang bisa menulis dan membaca aksara lokal hanacaraka. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui, 1) strategi pembelajaran apa yang dipergunakan pada masyarakat adat Cireundeu dalam upaya memberdayakan masyarakat untuk melestarikan aksara hanacaraka, 2) bagaimanakah hasil penerapan strategi belajar terhadap peningkatan kemampuan membaca dan menulis aksara hanacaraka, dan 3) faktor pendukung dan penghambat apa saja yang mempengaruhi pencapaian tujuan pembelajaran pendidikan keaksaraan dasar di Kampung Cireundeu. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 (dua) bulan yaitu November dan Desember Tahun 2018 pada masyarakat adat Sunda Wiwitan yang berdomisili di Kampung Cireundeu Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini kualitatif dengan sumber datanya antara lain 2 (dua) orang pengelola, 4 (empat) orang pendidik dan 40 orang peserta didik. Dari hasil penelitian ini diperoleh informasi bahwa upaya pemberdayaan masyarakat melalui pembelajaran pendidikan keaksaraan dasar di Kampung Cireundeu merupakan upaya memperkenalkan kembali aksara hanacaraka kepada peserta didiknya dengan melibatkan pastisipasi aktif elemen tokoh adat sebagai agen pemberdayaannya, sehingga terjadi spirit komunal pada masyarakat adat Kampung Cireundeu untuk merevitalisasi kembali nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam susunan aksara hanacaraka. Hal tersebut terjadi karena dalam aktivitas pembelajarannya, hanacaraka ditempatkan sebagai konteks belajar dan nilai-nilai kearifan lokal dijadikan sebagai konten belajar yang menjadi tema pembelajaran pendidikan keaksaraan dasar di Kampung Cireundeu. Dari peneltian dihasilkan rekomandasi bahwa sebaiknya pendidik beserta tokoh adat menginventarisir dongeng, cerita rakyat, tembang, pupuh, dan pantun khas masyarakat adat Kampung Cireundeu untuk dijadikan sebagai naskah yang tertulis dalam dua aksara, yaitu aksara hanacaraka dan aksara latin dalam bahasa Sunda dan bahasa Indonesia untuk dijadikan sebagai bahan belajar program pendidikan keaksaraan dasar di masa yang akan datang.
Copyrights © 2020