Latar Belakang: Kanker serviks merupakan sebuah tumor ganas yang tumbuh di dalam rahim yang dapat terjadi pada wanita usia 35-59 tahun. Pada tahun 2014 sekitar 20.000 perempuan di Kalimantan Barat didiagnosa menderita kanker serviks dan 41 kasus meninggal dunia. Di Puskesmas Sungai Kakap, dari 9.550 WUS hanya 56 (5,3%) yang melakukan tes IVA dan hasil yang positif 1 orang. Tujuan : Untuk mengetahui efektifitas Pemeriksaan IVA sebagai deteksi dini pra kanker serviks di puskesmas sungai kakap tahun 2017. Metode Penelitian: Penelitian ini mengunakan metode penelitian pre-eksperimen dengan desain pretest postest only one group. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh WUS yang sudah melakukan aktivitas seksual aktif (5.297 orang) Hasil: Rerata efektifitas pemeriksaan IVA sebelum perlakuan 10,46 menjadi 15,34, secara korelasi didapatkan nilai p=0,013. Hasil pemeriksaan IVA rerata yang tidak terdeteksi 1,00 dan rerata yang terdeteksi 0,92 didapatkan p=0,004. Selisih antara rerata efektifitas dan pemeriksaan IVA dengan deteksi pra kanker serviks didapatkan nilai p=0,366. Kesimpulan: Ada perbedaan efektifitas pemeriksaan IVA sebelum dan sesudah penyuluhan dalam melakukan pemeriksaan IVA untuk deteksi pra kanker serviks. Pemeriksaan IVA efektif dilakukan untuk deteksi pra kanker. Ada perbedaan efektifitas pemeriksaan IVA sesudah penyuluhan dengan deteksi pra kanker serviks
Copyrights © 2020