Penyakit malaria sampai saat ini ternyata masih menjadi masalah kesehatan umum yang utama di seluruh dunia, terutama di negara-negara berkembang. Faktor kesehatan lingkungan fisik, kimia, biologis, dan sosial budaya sangat berpengaruh terhadap penyebaran penyakit malaria di Indonesia. Kemampuan bertahannya penyakit malaria disuatu daerah ditentukan oleh berbagai faktor yang meliputi adanya parasit malaria, nyamuk Anopheles, manusia yang rentan terhadap infeksi malaria, lingkungan dan iklim (Prabowo, 2004). Penelitian ini bertujuan unltuk menganalisis beberapa faktor yang berhubungan dengan kepadatan nyamuk Anopheles di Kabupaten Pangandaran. Penelitian akan dilakukan uji analisis Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara dinding rumah, kawat kasa, langit-langit, tempat perindukan nyamuk, vegetasi sekitar rumah, pakaian tergantung, penggunaan obat nyamuk, penggunaan kelambu, kebiasaan keluar rumah malam hari, penyuluhan dan penyemprotan dengan kepadatan nyamuk Anopheles.
Copyrights © 2018