Telur merupakan salah satu produk pangan berasal dari ternak unggas yang mudah rusak dan busuk.Penanganan yang cermat sejak pemungutan dan pengumpulan telur dari kandang sampai penyimpanan pada konsumen sangat dibutuhkan.Penggunaan pengawet ekstrak daun belimbing wuluh (Averhoa bilimbi) bertujuan untuk menghilangkan angka kuman sehinggatelur tidak mudah rusak, tahan lama tidak merubah struktur atau tekstur makanan tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak daun belimbing wuluh (averhoa bilimbi) terhadap nilai angka kuman pada perebusan telur asin. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan sampel sebanyak 30 telur.untuk pengujian Angka Kuman sesudah diberi ekstrak daun belimbing wuluh dengan konsentrasi 0%, 1%, 2%, 3%, 4%, dan 5%. Hasil penelitian menunjukkan penambahan konsentrasi ekstrak daun belimbing wuluh (averhoa bilimbi) 0%, 1% dan 2% belum mampu menurunkan angka kuman sampai batas 0 pada semua telur (100%), penambahan konsentrasi 3% mampu menurunkan angka kuman sampai batas 0 sebanyak 3 telur (60%). Selanjutnya penambahan konsentrasi 4% mampu menurunkan angka kuman sampai batas 0 sebanyak 4 telur (80%). Kemudian penambahan konsentrasi 5% mampu menurunkan angka kuman sampai batas 0 untuk semua telur (100%). Hasil uji statistik didapatkan p-value sebesar 0,002 < alpha 0,05 dan t hitung sebesar 2,578 > t table 1,699 maka H1 diterima yaitu terdapat pengaruh konsentrasi ekstrak daun belimbing wuluh (averhoa bilimbi) terhadap nilai angka kuman pada perebusan telur asin di Industri Rumah Tangga Bapak Otong Desa Sukasari Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis. Hasil penelitian ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu alternatif pengawet alami dalam makanan terutama pada telur asin dengan penambahan ekstrak daun belimbing wuluh (Averhoa bilimbi) 5%.
Copyrights © 2019