Atas dasar permasalahan yang ditemukan di SMP swasta maupun negeri di kecamatan kebomas bahwa masih banyak peserta didik yang sulit dalam menyelesaikan soal matematika terutama pada materi geometri. Berdasarkan sudut pandang psikologi, geometri merupakan penyajian abstraksi dari pengalaman visual dan spasial, oleh karena itu, kemampuan spasial sangat berperan penting dalam pembelajaran tentang geometri ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemampuan spasial terhadap kemampuan geometri. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII di Kecamatan Kebomas yang berjumlah 78 siswa. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik proporsional simple random sampling. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode tes dengan melakukan 2 tes. Dari hasil uji F tersebut terlihat nilai pada kolom sig. yaitu 0,000 sehingga sig. < á, (á = 0,05). Maka H0 ditolak, artinya ada pengaruh antara kemampuan spasial terhadap kemampuan geometri pada taraf sig. 0,05. Persamaan regresi Y atas X: Y = 0,513+0,892 Xi . Tanda (+) pada koefisien X menunjukkan adanya pengaruh positif terhadap kenaikan Y, artinya untuk kenaikan satu satuan nilai tes kemampuan spasial maka akan menaikkan nilai tes kemampuan geometri sebesar 0.892. Koefisien korelasi R = 0.910, termasuk korelasi kuat. Berdasarkan koefisien korelasi tersebut, maka koefisien determinasi : R2= 0.829 (Tabel Model Summary), artinya : sekitar 83 % kemampuan spasial mempengaruhi kemampuan geometri, 17 % sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Copyrights © 2017