Penelitian ini didorong karena tuntutan mengimplementasikan kurikulum 2013. Kurikulum 2013 mempunyai perbedaan dengan kurikulum sebelumnya diantaranya pada proses pembelajaran dengan menggunakan pendekatan pembelajaran scientific. Penelitian ini ingin membuktikan bahwa dengan pendekatan pembelajaran scientific dapat meningkatkan kemampuan koneksi dan kemampuan representasi matematis meningkat. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk eksperimen dengan membandingkan kemampuan koneksi dan kemampuan representasi matematis melalui pendekatan pembelajaran scientific dan pembelajaran Langsung. Desain penelitian menggunakan desaian kelompok kontrol pretest dan postest. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas X dari satu sekolah dengan subjek sampel sebanyak 76 siswa yang berasal dari dua kelas. Satu kelas mendapat pembelajaran scientific (kelas eksperimen) dan satu kelas mendapat pembelajaran Langsung (Kelas control). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa tes kemampuan koneksi dan kemampuan representasi matematis, serta skala sikap siswa berdasarkan skala Likert. Dari penelitian ini diperoleh hasil sebagai berikut: 1) Kemampuan koneksi matematis siswa yang memperoleh pedekatan pembelajaran scientific lebih baik dari pada siswa yang memperoleh pembelajaran Langsung; 2) Kemampuan representasi matematis siswa yang memperoleh pedekatan pembelajaran scientific tidak lebih baik dari pada siswa yang memperoleh pembelajaran Langsung; 3) Peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa yang memperoleh pedekatan pembelajaran scientific lebih baik dari pada siswa yang memperoleh pembelajaran Langsung; 4) Peningkatan kemampuan representasi matematis siswa yang memperoleh pedekatan pembelajaran scientific tidak lebih baik dari pada siswa yang memperoleh pembelajaran Langsung; 5) Siswa menunjukkan sikap yang positif terhadap pendekatan pembelajaran scientific.
Copyrights © 2014