Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gerakan literasi sekolah dengan pengadaan perpustakaan mini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan sekolah (PTS). Adapun dalam pelaksanaan kegiatan gerakan literasi SD Negeri 9 Kederas, sekolah ini memiliki srtuktur penanggung jawab yang diketuai oleh kepala yang bertugas megawasi serta mejadikan motor atau penggerak utama jalanya kegiatan literasi SD Negeri 9 Kederas. Perpustakaan mini di sekolah menjadi media pendukung utama sebab di dalam perpustakaan terdapat berbagai sumber ilmu serta informasi yang bisa dengan mudah didapat oleh warga sekolah yaitu dengan membaca koleksi buku-buku yang ada. Tentu saja kesadaran dari warga sekolah sendirilah yang menjadi poin penting terlaksananya gerakan literasi yang baik dan menjadikan warga sekolah menjadi pribadi yang literat. Faktor-faktor pendukung dan penghambat gerakan literasi sekolah yang ada di SD Negeri 9 Kederas antara lain yaitu: Sarana dan prasarana sekolah yang memadai seperti adanya pojok perpustakaan di tiap-tiap kelas yang sudah disediakan disekolah, speaker pengeras suara, ketersedian buku yang lengkap, adanya program sumbangan buku bagi orang tua pada saat kenaikan kelas dengan sukarela, sumbangan buku dari guru secara pribadi dan sukarela kepada sekolah, program sumbangan buku dari alumni SD Negeri 9 Kederas melalui media sosial seperti facebook menjadikan beberapa program di atas memperkaya jumlah buku yang ada di perpus sekolah, adanya tim booklovers yang membantu kegiatan literasi yang ada di sekolah. Kata kunci: Gerakan Literasi Sekolah, Perpustakaan Mini
Copyrights © 2018