Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Cognitive Behavior Therapy terhadap Kecemasan dalam Komunikasi pada mahasiswa tingkat akhir. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, yaitu pada angkatan 2015. Pada pelaksanaan penelitian, terdapat penurunan subjek dari 10 orang menjadi 4 orang dikarenakan alasan pribadi. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan skala Personal Report of Communication Apprehension (PRCA-24) dari McCroskey. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan bentuk one group pretest-postest design, yaitu desain kelompok tunggal tanpa kelompok pembanding. Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan uji Wilcoxon t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan Cognitive Behavior Therapy tidak mengurangi kecemasan dalam komunikasi secara signifikan pada mahasiswa tingkat akhir (z=-1.604, p=0.109). Namun demikian, CBT cukup mampu menjalankan fungsinya untuk menurunkan kadar kecemasan dalam komunikasi, hal ini ditunjukkan dengan turunnya skor skala Personal Report of Communication Apprehension (PRCA-24) subjek penelitian.Â
Copyrights © 2019