Tidak semua anak di Sekolah Dasar sudah bisa menyampikan pendapat, beberapa anak masih enggan bahkan cenderung pasif dan diam saat diminta menyampaikan pendapat. Hal tersebut disebabkan karena anak masih mengalami kesulitan dalam mengekspresikan apa yang ada dalam pikiran dan perasaannya, anak belum terlatih untuk dapat menyampaikan pendapatnya, serta kurangnya media yang digunakan guru dalam proses pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk menggunakan media komik untuk mengembangkan keterampilan menyampaikan pendapat siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Eksperimen Semu (Quasi Experimental), dengan desain eksperimen one group pretest-posttest. Teknik pengumpulan data berupa test, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada keberhasilan dalam penggunaan komik terhadap keterampilan menyampaikan pendapat peserta didik di kelas IV MI Ma’arif NU 02 Tamansari. Penelitian menunjukan adanya peningkatan nilai rata-rata kemampuan menyampaikan pendapat pada pretest sebesar 65,51, kemudian nilai rata-rata meningkat pada posttest menjadi 84. Hal tersebut didukung dengan hasil perhitungan uji t test pada keterampilan menyampaikan pendapat siswa dan sig (0,000) < 0,05. Data tersebut menunjukan bahwa media pembelajaran komik berpengaruh dalam mengembangkan keterampilan menyampaikan pendapat siswa.
Copyrights © 2020