Seri FilsafatTeologi Widya Sasana
Vol. 26 No. 25 (2016)

Mazmur 130: Mazmur Pertobatan Yang Ke-6

Berthold Anton Pareira (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Nov 2020

Abstract

Tulisan ini berbicara tentang doa permohonan ampun dari Mzm 130. Teologi tidak hanya berbicara tentang Tuhan, tetapi juga kepada Tuhan. Itulah teologi yang sejati dan kitab Mazmur adalah salah satu buku Kitab Suci yang memiliki ciri semacam itu secara kuat. Dia tidak hanya berbicara tentang Tuhan, tetapi juga kepada Tuhan. Mazmur digunakan oleh Gereja setiap hari dalam ibadatnya. Gereja yang dalam liturginya mendidik anak-anaknya untuk berdoa menghitung 7 mazmur pertobatan yakni Mzm 6;32;38;51;102;130 dan 143.1 Dari ketujuh mazmur pertobatan ini, yang paling banyak digunakan Gereja ialah Mzm Mazmur ini digunakan oleh Gereja dalam ibadatnya setiap hari Jumat bila tidak ada pesta dalam Ibadat Akan tetapi, Mzm 130 juga menjadi cukup dikenal karena sudah sejak zaman dahulu biasanya didoakan pada salah satu peristiwa yang paling menyentuh hidup manusia yakni pada waktu merayakan kematian atau berdoa untuk arwah. Mengapa digunakan untuk arwah? Di samping untuk arwah Mzm 130 juga digunakan Gereja pada kesempatan yang bertolak belakang dengan kematian yaitu kelahiran, pada Ibadat Sore selama oktaf Natal. Bagaimana hal ini bisa dijelaskan?

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

serifilsafat

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Social Sciences

Description

Seri Filsafat Teologi Widya Sasana focuses on philosophical and theological studies based on both literary and field researches. The emphasis of study is on systematic attempt of exploring seeds of Indonesian philosophy as well as contextualization and inculturation of theology in ...