Kebahagiaan merupakan tema menarik yang banyak dibicarakan baiksecara informal oleh orang-orang awam, sederhana maupun direfleksikansecara kritis-sistematis oleh para akademisi, filsuf dan teolog. Pada abadPertengahan, kebahagiaan direfleksikan secara kritis oleh para teolog danfilsuf di lingkungan universitas. Salah seorang teolog dan filsuf abadPertengahan yang merefleksikan dan menulis tentang hakikat kebahagiaanadalah St. Thomas Aquinas. Dia adalah seorang imam, teolog dan filsufdari Ordo Dominikan. Dia juga adalah seorang pengajar (magister) padauniversitas Paris dan Napoli. Dia telah menghasilkan banyak karya tulisdalam bidang teologi dan filsafat.1 Dia secara sistematis merefleksikanhakikat kebahagiaan dan menuangkannya dalam buku-buku teologinya,antara lain dalam Summa Contra Gentiles (1259-1265), CompendiumTeologiae (1269-1273) dan Summa Teologiae2 (1266-1273). Dia digelarDoctor Angelicus dan Doctor Communis karena karyanya sebagaipengajar dan penulis buku-buku teologi dan filsafat.
Copyrights © 2014