Pada sampul depan buku Hari Studi tahun 2014 terpampang judul“Di Mana Letak Kebahagiaan?”. Hal yang menarik perhatian penulis adalahtanda tanya pada kalimat tanya tersebut. Tanda tanya menunjukkan adanyapersoalan yang belum terjawab. Di mana letak kebahagiaan, atau dengankalimat lain, kita bertanya: “Di mana kita temukan kebahagiaan?” Penulisdengan sengaja mengangkat satu problem yang merupakan penjabaran daripersoalan kebahagiaan ke dalam pengalaman konkrit manusia dalam sejarahumat manusia. Pengalaman konkrit itu dikaitkan dengan problem penderitaandan kematian yang menimpa “orang benar atau orang-orang yang tidakbersalah”. Mengapa mereka harus menderita dan mati oleh karenakekejaman orang lain atau oleh karena kekejaman bencana alam? Apakahmereka mengalami kebahagiaan dalam situasi yang sedang mereka alami?Penulis meneropong persoalan itu dalam perspektif filsafat, yaitu perspektifFenomenologi Agama. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk memberisumbangan pencerahan.
Copyrights © 2014