tengah lautan. Hidup merupakan gerak langkah dalam penderitaan yangberkepanjangan.Karena itu, semua ingin tahu mengapa manusia terus dihadapkanpada tumpukan penderitaan dan kesakitan yang mendera tanpa henti. Kitaterus menggugat dan meratapi nasib sambil bertanya adakah sesuatu yangsalah pada eksistensi manusia di dalam dunia. Kalau memang dunia memilikiawal dan akhir, diciptakan oleh Dia yang maha baik dan sempurna, lalu apaalasan Sang Khalik membiarkan derita dan nestapa menggerogoti hidupmanusia, yang adalah citra-Nya sendiri? Apakah penderitaan secara kodratiadalah hakekat keberadaan manusia di dunia, sebuah keniscayaan takdir?Bagaimana Dia harus menyikapi dan memaknai penderitaan-Nya?
Copyrights © 2014