Seri FilsafatTeologi Widya Sasana
Vol. 24 No. 23 (2014)

Jalan-Jalan Kebahagiaan Menurut Sabda Bahagia (Mat. 5:3-12)

Didik Bagiyowinadi (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Dec 2020

Abstract

Orang zaman modern sering melukiskan kebahagiaan sebagai rasatentram di hati karena apa yang didambakannya dapat terwujud. Makamereka yang hidupnya serba sukses secara kasat mata, seperti orang yangkaya, berkuasa, populer, dan sehat-walafiat, dianggap sebagai orang yangbahagia,1 minimal dilihat lebih beruntung daripada mereka yang hidupnyaserba pas-pasan, tidak punya pengaruh, hanya orang kebanyakan, atau yangsakit-sakitan. Menjadi pertanyaan memang, apakah mereka yang suksessecara kasat mata itu sudah pasti bahagia dan sebaliknya apakah merekayang “kurang beruntung” itu tidak dapat mengalami kebahagiaan?

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

serifilsafat

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Social Sciences

Description

Seri Filsafat Teologi Widya Sasana focuses on philosophical and theological studies based on both literary and field researches. The emphasis of study is on systematic attempt of exploring seeds of Indonesian philosophy as well as contextualization and inculturation of theology in ...