Seri FilsafatTeologi Widya Sasana
Vol. 24 No. 23 (2014)

Harta dan Kekayaan Dalam Islam

Peter Bruno Sarbini (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Dec 2020

Abstract

Al-Qur’an melukiskan harta sebagai kesenangan hidup di duniayang bersifat sementara. Allah berfirman: “Dijadikan indah bagi manusiamencintai bermacam-macam yang diingini, kepada perempuan-perempuan,anak-anak, harta yang berlimpah-limpah dari jenis emas, perak, kuda yangbagus, binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia,dan pada sisi Allah ada sebaik-baik tempat kembali (surga)”: Al-Qur’anSurah Aali ‘Imraan [QS. 3]: 14. Adapun yang bersifat kekal adalahkesenangan akhirat sebagaimana firman Allah berikut ini: “Hai kaumku,ikutlah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang benar”(QS. Al Mu’min [40]: 39). Demi kebutuhan hidup, Al-Qur’an mendorongmanusia mencari harta. Harta bisa bermakna rohani apabila manusiabersedia menafkahkannya di jalan Allah.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

serifilsafat

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Social Sciences

Description

Seri Filsafat Teologi Widya Sasana focuses on philosophical and theological studies based on both literary and field researches. The emphasis of study is on systematic attempt of exploring seeds of Indonesian philosophy as well as contextualization and inculturation of theology in ...