Pendahuluan: Prevalensi diabetes mellitus (DM) tipe II di Indonesia khususnya di Puskesmas Rajeg pada tahun 2019, menunjukkan adanya peningkatan cakupan penderita DM. Pengetahuan dan manajemen diet yang baik dapat memberikan kontrol DM yang lebih baik dan mencegah terjadinya komplikasi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Data yang diambil meliputi kuesioner, pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS), dan rekam medis pasien. Sampel penelitian ini berjumlah 30 pasien DM tipe II yang berobat di Puskesmas Rajeg. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling lalu data dianalisis dengan uji chi-square. Hasil: Secara keseluruhan sampel, kriteria tingkat pengetahuan kurang sebanyak 18 orang (60%) dan tingkat pengetahuan baik 12 orang (40%). GDS <200 mg/dl sebanyak 14 orang (47%) dan GDS ?200 mg/dl sebanyak 16 orang (53%). Hasil analisis chi-square menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara pengetahuan diet DM terhadap kontrol GDS (p-value= 0.002). Analisis chi-square antara tingkat pendidikan terhadap pengetahuan diet DM menunjukkan perbedaan bermakna (p-value= 0.008). Simpulan: Terdapat perbedaan bermakna antara pengetahuan diet DM terhadap kontrol GDS. Faktor yang teridentifikasi memiliki hubungan bermakna terhadap rendahnya pengetahuan adalah tingkat pendidikan.
Copyrights © 2020