Tri Yudha Nugraha
Bagian Program Penyakit Tidak Menular, UPT Puskesmas Rajeg, Tangerang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DIET PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II TERHADAP KONTROL GULA DARAH SEWAKTU DI PUSKESMAS RAJEG Moch. Rizki Ramadhan; Alvin Zulmaeta; Frizky Ramadhan; Nida Raniah; Putri Rahmah Ajizah; St. Rafidah Ali; Tri Yudha Nugraha
Essence of Scientific Medical Journal Vol 17 No 2 (2020): Volume 17 No. 2 (Juli-Desember 2019) Essential: Essence of Scientific Medical Jo
Publisher : Kelompok Ilmiah Hippocrates Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ESTL.2020.v17.i02.p07

Abstract

Pendahuluan: Prevalensi diabetes mellitus (DM) tipe II di Indonesia khususnya di Puskesmas Rajeg pada tahun 2019, menunjukkan adanya peningkatan cakupan penderita DM. Pengetahuan dan manajemen diet yang baik dapat memberikan kontrol DM yang lebih baik dan mencegah terjadinya komplikasi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Data yang diambil meliputi kuesioner, pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS), dan rekam medis pasien. Sampel penelitian ini berjumlah 30 pasien DM tipe II yang berobat di Puskesmas Rajeg. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling lalu data dianalisis dengan uji chi-square. Hasil: Secara keseluruhan sampel, kriteria tingkat pengetahuan kurang sebanyak 18 orang (60%) dan tingkat pengetahuan baik 12 orang (40%). GDS <200 mg/dl sebanyak 14 orang (47%) dan GDS ?200 mg/dl sebanyak 16 orang (53%). Hasil analisis chi-square menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara pengetahuan diet DM terhadap kontrol GDS (p-value= 0.002). Analisis chi-square antara tingkat pendidikan terhadap pengetahuan diet DM menunjukkan perbedaan bermakna (p-value= 0.008). Simpulan: Terdapat perbedaan bermakna antara pengetahuan diet DM terhadap kontrol GDS. Faktor yang teridentifikasi memiliki hubungan bermakna terhadap rendahnya pengetahuan adalah tingkat pendidikan.