Penelitian ini bertujuan menggunakan model pembelajaran creative problem solving untuk meningkatkan aktivitas peserta didik dan hasil belajar pada kompetensi analisis titrimetri kelas XI SMK Negeri 2 Depok. Penelitian yang dilakukan terdiri dari 3 tahap yaitu pra siklus, siklus 1, dan siklus 2. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, evaluasi hasil belajar, penilaian proses creative problem solving, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran creative problem solving dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI yaitu pada pra siklus diperoleh nilai evaluasi belajar rata-rata sebesar 60, siklus 1 sebesar 80, siklus 2 sebesar 85. Penggunaan model pembelajaran creative problem solving dapat meningkatkan jumlah peserta didik yang mencapai kriteria ketuntasan minimal yaitu pada pra siklus sebanyak 11 peserta didik, siklus 1 sebanyak 23 peserta didik, siklus 2 sebanyak 27 peserta didik. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran creative problem solving dapat meningkatkan aktivitas peserta didik dan hasil belajar analisis titrimetri pada peserta didik kelas XI SMK Negeri 2 Depok
Copyrights © 2017