Pasar modal saat ini memiliki peranan yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia, dimana pasar modal berperan sebagai lembaga yang mewadahi dana dari pemilik dana yang disalurkan kepada pihak yang membutuhkan dana. Penyaluran dana tersebut dapat meningkatkan produktivitas perekonomian melalui investasi. Penelitian ini bertujuan melihat dampak variabel internal (inflasi dan pertumbuhan ekonomi) dan variabel eksternal (Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) dan harga minyak dunia) terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama periode 1997 – 2012. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Error Correction Model (ECM)/koreksi kesalahan umum. Dengan menggunakan metode ini, dapat dianalisis dampak jangka pendek dan jangka panjang antara variabel dependen dengan variabel independennya disertai teknik analisis untuk mengoreksi ketidakseimbangan jangka panjang (speed of adjusment). Hasil penelitian ini, dalam jangka pendek hanya variabel Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) yang berpengaruh signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), sedangkan untuk pengaruhnya, inflasi berpengaruh positif terhadap IHSG, pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif terhadap IHSG, DJIA berpengaruh postif terhadap IHSG, harga minyak dunia berpengaruh negatif terhadap IHSG. Untuk hubungan jangka panjang diperoleh hasil, Inflasi berpengaruh negatif, pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif, DJIA berpengaruh postif, harga minyak dunia berpengaruh positif. Kata Kunci : IHSG, Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, DJIA, Harga Minyak Dunia, Model ECM
Copyrights © 2012