Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui periode pemaparan yang tepat dalam proses vitrifikasi terhadap morfotogi dan viabiliitas oosit sapi. Larutan vitrifikasi terdiri dari krioprotektan intraseluler etilen glikol (EG) 20%, 37%, 40%, 50% dan masing-masing konsentrasi ditambah 0,5 M sukrosa sebagai krioprotektan ekstraseluler dengan lama paparan 1 menit, 3 menit dan 5 menit. Data dianalisisdengan analisa petak terbagi dalam waktu (split plot in time). Hasil analisis menunjukkan bahwa kosentrasi krioprotektan dan periode pemaparan tidak berpengaruh nyata terhadap struktur morfologi oosit sapi (P>0,05), akan tetapi dari analisis data viabilitas didapatkan perbedaan yang nyata pada konsentrasi EG 20% dan 30% (P<0,05). Selain itu terdapat pula interaksi yang nyata antara konsentrasi dengan periode pemaparan (p<0,05). Hasil uji BNT(5%) menunjukkan tingkat viabilitas tertinggi diperoleh pada EG 30% dengan pemaparan 1 menit dan konsentrasi 20% dengan pemaparan 3 menit
Copyrights © 2008