Pendahuluan: Salah satu indikator kegawatdaruratan dan prognosis pada pasien kritis adalah status kesadaran dari pasien. Kehadiran dan interaksi keluarga dapat menjadi pilihan untuk membantu memperbaiki kondisi psikologis pasien ICU. Literatur Review ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh reorientasi melalui suara keluarga terhadap tingkat kesadaran pada pasien di ruang ICU. Metode: Pencarian artikel menggunakan database Elsiver/Sciendirect, ProQuest, DOAJ, dan Google Scholar, dibatasi rentang 10 tahun terakhir; 2010 s/d 2020 didapatkan 12 jurnal. Hasil: Literatur yang didapat menyatakan bahwa pemberian intervensi berupa reorientasi melalui suara keluarga berpengaruh terhadap kesadaran pada pasien di ruang ICU. Melalui intervensi ini dapat meningkatkan tingkat kesadaran pasien yang menjalani perawatan di ruang ICU. Kesimpulan: Reorientasi melalui suara keluarga dapat diterapkan pada pasien dengan penurunan kesadaran di ruang ICU. Setelah mengetahui pengaruh reorientasi melalui suara keluarga bagi pasien, diharapkan dapat menjadi masukan dan acuan bagi rumah sakit dalam memberikan pelayanan keperawatan terhadap status kesadaran pasien di ruang ICU.
Copyrights © 2020