Pengembangan bentang alam untuk potensi ekowisata merupakan salah satu fokus dari Bappenas melalui program IBSAP (Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan). Pada saat ini, sektor wisata sangat berpotensi menyumbang devisa negara, seperti Thailand, yang mana sektor pariwisata sudah menyumbang lebih dari 10 persen devisa Negara (Sujarwo, 2017). Di Indonesia, kontribusi sektor pariwisata masih di bawah 10 persen. Bali telah menjadi destinasi wisata favorit baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, namun seiring dengan kemajuan modernitas, daya tampung Bali menjadi sangat rentan, sehingga pengembangan wisata Bali dapat diarahkan ke Pulau Lombok. Salah satu kawasan yang cukup potensial untuk dikembangkan adalah Mandalika, dengan jarak yang tidak terlampau jauh dari Bandara Praya Lombok, menjadikan Mandalika memiliki akses yang mudah dijangkau bagi para wisatawan. Pengembangan kawasan ekowisata baru memerlukan kajian ilmiah untuk mengidentifikasi potensi dan kondisi sosial masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi wisata berbasis alam dan budaya masyarakat Mandalika, dan menyusun strategi pengembangannya dan pemasarannya.
Copyrights © 2020