Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Vol 2 No 2-3 (2020)

Peran Komunikasi Budaya Dan Kearifan Lokal Dalam Pemingitan Jero Balian Di Pura Ulun Danu Batur Kintamani Bangli

Ni Made Yuliani (Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar)



Article Info

Publish Date
16 Jan 2020

Abstract

Masyarakat Bali memiliki budaya yang kuat berkaitan dengan agama. Demikian pula halnya dengan tradisi yang dimilikinya begitu beragam. Salah satunya tradisi pemilihan jero balian di pura Ulun Danu Batur Kintamani Bangli. Kuatannya pengaruh komunikasi budaya atas individu dalam pelaksanaan Pemingitan Jero Balian lebih menekankan pada aspek komunikasi secara vertikal yaitu hubungan ke atas dengan Sang Hyang Widhi Wasa. Setiap individu memiliki perbedaan cara di dalam melakukan komunikasi dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, perbedaan cara atau jalan tersebut tidak merupakan suatu permasalahan. Karena pada hakekatnya dengan jalan apapun umat manusia mendekatkan diri dengan Tuhan, asalkan dilandasi dengan keyakinan serta keiklasan maka akan diterima, sehingga seluruhnya tergantung dari individu manusia itu sendiri. Komunikasi individual juga terjadi pada proses nyanjan yaitu jero mangku mengalami trans yang diyakini kelinggihan Bhatara, pada saat melaksanakan nyanjan masyarakat meyakini bahwa Ida Bhatara memilih Jero Balian yang baru melalui perantara Jero Mangku. Sehingga dalam hal ini bahwa Jero Mangkulah sebagai media teknisnya Ida Bhatara dalam melakukan komunikasi dengan orang yang akan dipilih sebagai Jero Balian. Di sanalah terletak komunikasi massa yang terdapat dalam proses Pemingitan Jero Balian. Terkait dengan hal tersebut maka dapat ditarik rumusan masalah sebagai berikut; Bagaimana Peran Komunikasi Budaya Dan Kearifan Lokal Dalam Pemingitan Jero Balian Di Pura Ulun Danu Batur Kintamani Bangli. Bagaimana Ideologi Budaya Dalam Pemingitan Jero Balian Di Pura Ulun Danu Batur Kintamani Bangli. Selanjutnya diselesaian oleh teori teori Media Dan Budaya yang mencakup ideologi budaya dan hegemoni. Manusia sebagai mahluk sosial cendrung hidup berkelompok satu sama lain dan membentuk suatu organisasi sosial yang disebut dengan masyarakat. Di dalam kelompoknya akan selalu ada komunikasi sosial yang sifatnya timbal balik satu sama lain. Komunikasi terjadi dalam setiap gerak langkah kehidupan manusia, tujuam masyarakat melakukan komunikasi yaitu agar terciptanya suatu perubahan sikap, perubahan perilaku, dan perubahan sosial. Komunikasi menjadi dasar masyarakat untuk berinteraksi dengan masyarakat yang lain, hingga terbentuk ideologi budaya. Komunikasi yang efektif dapat terjadi dalam berbagai aktifitas atau kegiatan dalam masyarakat baik itu dalam praktek agama dan budayanya. Dalam upacara Pemingitan Jero Balian di Desa Pakraman Batur Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli ini terjadinya komunikasi antar kelompok selain komunikasi individu yang juga sangat penting guna menciptakan suatu hubungan yang harmonis antar warga masyarakat.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

ganaya

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Social Sciences Other

Description

Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora is a journal published by Jayapangus Press which contains the results of research in the field of social sciences and humanities. The purpose of this journal is to publish and disseminate writings in the social sciences and humanities that can contribute to ...