Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014

Respon Penawaran Industri Keripik Tempe Terhadap Perubahan Harga Input (Studi Kasus Pada Sentra Industri Keripik Tempe Sanan Malang)

Vivin Ul Quraniyul Farid (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Sep 2013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon penawaran industri keripik tempe di kampung Sanan Malang terhadap adanya perubahan harga input. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode peneitian kuantitatif. Adapun metode pengambilan sampel yaitu dengan metode non probability sampling dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang didapatkan dari hasil wawancara dan data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber antara lainĀ  BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal), BPS (Badan Pusat Statstik), Kementerian Pertanian, dan Kementerian Perindustrian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa respon penawaran keripik tempe dipengaruhi oleh perubahan harga input yang terdiri dari kedelai, tempe, dan upah pekerja. Perubahan harga input tersebut disebabkan oleh melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar dan adanya kenaikan harga BBM yang terjadi beberapa waktu lalu. Kenaikan harga input keripik tempe tidak membuat produsen keripik tempeĀ  menaikan harga jual keripik tempe. Hal ini dikarenakan produsen lebih mementingkan keberlanjutan usaha daripada keuntungan dari hasil produksi keripik tempe. Dalam menghadapi kenaikan harga input, produsen memiliki strategi khusus yang digunakan untuk meminimalisir kerugian yaitu dengan mengurangi ukuran keripik tempe namun tetap mempertahankan kualitas rasa keripik tempe.Kata Kunci: Respon Penawaran, Keripik Tempe, Perubahan Harga Input, dan Strategi Produsen

Copyrights © 2013