Latar Belakang: Capaian pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif di Provinsi Aceh pada tahun 2013 adalah 49,6% yang menunjukkan belum mencapai angka yang diharapkan yaitu sebesar 80%. Hal ini berkaitan dengan health literacy yang rendah sehingga berpengaruh buruk pada perilaku kesehatan. Penelitian ini akan mengkaji determinan Health literacy pada ibu menyusui di Ruang Serunee 3 di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) di Banda Aceh. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu post partum di ruang Serune 3 RSUDZA. Jumlah sampel sebanyak 70 orang pengambilan sampel secara accidental sampling. Hasil: Hasil uji statistik tidak ada hubungan usia dengan health literacy (P-value = 0,425), ada pengaruh pendidikan (P-value = 0,029), pekerjaan (P-value = 0,034), pendapatan (P-value = 0,007), wilayah tempat tinggal (p-value= 0,000), peran keluarga (P-value = 0,024), peran petugas kesehatan (P-value = 0,019), informasi dari media (P-value = 0,001) terhadap health litercy pada ibu menyusui. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini pendidikan, wilayah tempat tinggal dan media merupakan faktor yang paling berpengaruh dengan health literacy pada ibu menyusui di Ruang Serunee 3 RSUDZA Banda Aceh.
Copyrights © 2018