Latar Belakang: Ikan kayu merupakan salah satu jenis produk olahan ikan yang telah mengalami rangkaian proses seperti perebusan dan pengasapan bertingkat hingga teksturnya menjadi sekeras kayu dan berwarna coklat tua kehitaman. Ikan kayu merupakan bahan pangan yang sangat mudah rusak akibat cemaran mikroba yang disebabkan salah satunya karena kondisi lingkungan yang memungkinkan pertumbuhan mikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai Angka Lempeng Total (ALT) pada ikan kayu yang dijual di pasar Peunayong kota Banda Aceh apakah sesuai dengan syarat yang ditetapkan oleh SNI 2691-3:2017 yaitu sebesar 1.0 x 106 kol/g. Metode: Analisis yang digunakan dalam penelitian ini secara kuantitatif menggunakan prinsip Angka lempeng Total (ALT). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ikan kayu yang dijual di pasar Peunayong kota Banda Aceh, sedangkan sampel yang digunakan adalah ikan kayu dengan variasi waktu produksi yaitu 1 minggu, 2 minggu dan 1 bulan. Hasil penelitian didapatkan bahwa sampel dengan waktu produksi 1 minggu nilai ALT nya sebesar 8.06 x 103 kol/g, waktu produksi 2 minggu sebesar 5.04 x 104 kol/g dan waktu produksi 1 bulan sebesar 2.80 x 106 kol/g. Dapat disimpulkan bahwa sampel dengan waktu produksi 1 minggu dan 2 minggu memenuhi syarat yang ditetapkan SNI, sedangkan sampel dengan waktu produksi 1 bulan tidak memenuhi syarat SNI.
Copyrights © 2019