Tujuan penelitian untuk menganalisis kandungan proksimat dan sifat organoleptik bakso jamur tiram. Penelitian eksperimen ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua kali pengulangan. Data kandungan proksimat dianalisis menggunakan ANOVA dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukan bahwa kandungan proksimat bakso jamur tiram dengan penambahan tepung terigu meliputi protein, lemak, air, abu, serat kasar, dan serat kasar secara berurutan untuk perlakuan 1% yaitu 11,64%, 4,03%, 46,73%, 5,31%, 1,55% dan 28,51%, untuk perlakuan 2% yaitu 12,53%, 3,29%, 48,75%, 5,59%, 1,86%, dan 29,84% dan untuk perlakuan 3% yaitu 13,18%, 2,86%, 49,79%, 5,66%, 2,20% dan 32,28%. Penambahan tepung berpengaruh terhadap tekstur dan rasa. Hasil skor tekstur 4,33 (cukup kenyal) dan skor rasa 4,17 (cukup sedap). Penambahan tepung terigu berpengaruh terhadap tekstur, dengan hasil skor 4,16 (agak suka). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kadar abu bakso jamur tiram masih belum memenuhi syarat SNI bakso 2014.
Copyrights © 2018