Mantra Orang Jawa (MOJ) merupakan penulisan ulang mantra-mantra Jawa dalam bentuk puisi. Dalam kebudayaan Jawa, mantra memiliki fungsi yang tidak terbatas. Hal tersebut menimbulkan suatu asumsi bahwa dalam kumpulan puisi MOJ yang merupakan puitisasi mantra-mantra Jawa terdapat sebuah signifikansi (makna) yang khusus. Signifikansi tersebut tidak disampaikan secara langsung, melainkan melalui tanda-tanda. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan proses pencarian signifikansi terhadap enam puisi dalam antologi MOJ yang disampaikan melalui tanda-tanda. Pencarian signifikansi menggunakan teori semiotika Riffaterre. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, keenam puisi yang menjadi sampel memiliki signifikansi yang berbeda. Dalam masing-masing puisi tersebut ditemukan adanya pandangan-pandangan khusus dari masyarakat Jawa terhadap kehidupannya. Pandangan hidup masyarakat Jawa tersebut berfungsi untuk mendapatkan kesempurnaan hidup.Kata kunci : mantra orang jawa, semiotika riffaterre, signifikansi (makna)
Copyrights © 2013