Sintesis
Vol 8, No 2 (2014)

STRUKTURALISME LEVI-STRAUSS SEBAGAI PARADIGMA PENYELESAIAN KONFLIK: STUDI KASUS DUA LEGENDA RAKYAT NUSANTARA

Yoseph Yapi Taum (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2014

Abstract

Claude Lvi-Strauss (1908-2009) adalah pakar strukturalisme terkemuka yang percaya bahwa struktur pemikiran manusia purba (savage mind) sama dengan struktur pemikiran manusia modern (civilized mind) karena sifat dasar manusia sebenarnya sama. Berbagai tradisi lisan, khususnya mitos, memiliki kualitas logisdan bukan estetis, psikologis, ataupun religius. Mitos adalah sebuah dunia yang kontradiktif. Dalam mitos seolah-olah tidak ada logika dan tidak ada kontinuitas. Hakikat mitos adalah sebuah alat logis sebagai upaya untuk mencari pemecahan terhadap kontradiksi-kontradiksi empiris yang dihadapi masyarakat dan yang tidak terpahami oleh nalar manusia. Dengan memahami satuan-satuan naratif (mitheme), pembagian adegan-adegan cerita, dan identifikasi episode-episode cerita, analisis struktururalisme Levi-Strauss dapat menemukan logika di balik mitos tertentu. Karena itulah, bagi Levi-Strauss sastra lisan dan mitos memiliki pesan-pesan kultural terhadap anggota masyarakat.Kajian yang bersifat akademis terhadap persoalan-persoalan masyarakat, termasuk fenomena tradisi lisan, memerlukan landasan teoretis yang memadai. Tulisan ini bermaksud memperkenalkan teori Strukturalisme Levi-Strauss sebagai sebuah paradigma akademis dalam memahami fenomena sastra lisan sebagai sarana penyelesaian konflik-konflik empiris dalam masyarakat. Untuk itu, tulisan ini mengulas dua buah cerita rakyat, yaitu cerita Wato Wele-Lia Nurat (masyarakat Lamaholot Flores Timur) dan legenda Suku Tengger (Bromo, Jawa Timur). Melalui perspektif Levi-Strauss, dapat dipahami bahwa legenda-legeda tersebut merupakan alat logika yang dipergunakan masyarakatnya untuk menyelesaikan kontradiksi-kontradisi empiris yang mereka hadapi.Kata kunci: strukturalisme, konflik empiris, pesan kultural

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

sintesis

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

SINTESIS adalah jurnal ilmiah bahasa, sastra, dan kebudayaan Indonesia yang diterbitkan oleh Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Sintesis terbit pertama kali bulan Oktober 2003 dengan frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan Maret dan Oktober. ...