Sintesis
Vol 8, No 1 (2014)

TRAGEDI 1965 DALAM KARYA-KARYA UMAR KAYAM: PERSPEKTIF ANTONIO GRAMSCI

Yoseph Yapi Taum (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2014

Abstract

Umar Kayam adalah salah satu cendekiawan dan sastrawan besar Indonesia yang memiliki perhatian istimewa terhadap Tragedi 1965 dalam karya-karyanya. Sekalipun dengan sikap yang berbeda, sepanjang periode pemerintahan Orde Baru, Umar Kayam secara konsisten menghasilkan karya sastra yang mempersoalkan Tragedi 1965. Ditinjau dari segi relasi kekuasaan, sikap Umar Kayam bermula dengan perlawanan humanistik, kemudian perlawanan pasif (pasrah), dan pada akhirnya dia berubah mendukung sikap dan kebijakan pemerintah. Dari dengan perspektif Gramsci, dapat disebutkan bahwa Umar Kayam merupakan seorang cendekiawan dan sastrawan besar yang berkembang menjadi intelektual organik Orde Baru.Kata kunci : Hegemoni, Tragedi 1965, Kekuasaan, Orde Baru

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

sintesis

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

SINTESIS adalah jurnal ilmiah bahasa, sastra, dan kebudayaan Indonesia yang diterbitkan oleh Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Sintesis terbit pertama kali bulan Oktober 2003 dengan frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan Maret dan Oktober. ...