Jurnal Geografi
Vol 1, No 1 (2009): JURNAL GEOGRAFI

PENURUNAN KUALITAS EKOSISTEM MANGROVE HUBUNGANNYA DENGAN PENDAPATAN MASYARAKAT NELAYAN DI KECAMATAN SECANGGANG KABUPATEN LANGKAT PROVINSI SUMATERA UTARA

Rosni Rosni (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Jun 2017

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan keragaman jenistangkapan nelayan, perbedaan pendapatan nelayan, perbedaan kesempatankerja dan berusaha nelayan sebelum dengan sesudah terjadinya kerusakanekosistem mangrove di Kecamatan Secanggang. Metode penelitian yangdigunakan adalah deskriptif kuantitatif. Dari 7 desa pantai di KecamatanSecanggang diambil sampel secara purposive proporsional yakni dua desa(Kwala Besar dan Jaring Halus) yang memiliki 750 KK, kemudian diambilresponden sebanyak 10% (75 KK) yang bermata pencaharian sebagainelayan penangkapan ikan 39 KK, budi daya ikan 26 KK, dan 10 KK sebagaiwiraswasta.Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) Terdapat perbedaan yangsignifikan antara keragaman jenis hasil tangkapan nelayan sebelum dengansesudah terjadinya kerusakan mangrove. Beberapa jenis ikan yang dahulunyasering tertangkap, namun pada saat ini sudah tidak pernah atau sangatjarang tertangkap lagi, diantaranya adalah ikan bawal, kepiting, kerapu,udang kapur, udang tiger, kakap, pari, senangin, cumi-cumi, dan kembung.Secara umum semua jenis biota laut mengalami penurunan frekuensitangkapan. (2) Terdapat perbedaan yang signifikan antara pendapatanrumah tangga nelayan sebelum dengan sesudah terjadinya kerusakanekosistem mangrove. Terjadi penurunan jumlah hasil tangkapan nelayansebesar Rp. 667.462,- atau 33,89% dari total pendapatan keluarga.Penurunan pendapatan ini puncaknya terjadi sekitar 5 tahun terakhir.Penurunan tertinggi terjadi pada kelompok masyarakat nelayan yangbermata pencaharian sebagai nelayan pembudidaya ikan yakni sebesar41,12%, pengumpul kayu (38,38%), pedagang (33,56%), dan nelayanpenangkap ikan (33,54%). (3) Terdapat perbedaan yang signifikan antarakesempatan bekerja dan berusaha sebelum dengan sesudah terjadinyakerusakan ekosistem mangrove, dimana 40,0% masyarakat menyatakan agaksulit bekerja dan berusaha di sektor perikanan, dan bahkan 46,7%masyarakat menyatakan sulit bekerja dan berusaha, hanya 2,7% yangmenyatakan mudah, agak mudah 4,0%, dan biasa saja 6,7%.Kata kunci: Penurunan kualitas ekosistem mangrove dan pendapatan nelayan

Copyrights © 2009






Journal Info

Abbrev

geo

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Education Environmental Science Social Sciences Other

Description

Jurnal Geografi is published as a scientific communication media in the field of Geography Education in particular and Geography in general, as well as other related fields, for faculty members, alumni of Geography Education both from the Faculty of Social Sciences of State University of Medan and ...